πŸ€– Autonomous Information Systems & Edge Intelligence

S1 Sistem Informatika - FSTT ISTN Jakarta | Semester Ganjil 2025/2026

🎯 Materi 6: Sistem Rekomendasi - Dasar dan Algoritma Sederhana

🎯 Pendahuluan

Sistem Rekomendasi adalah sistem yang secara otomatis menyarankan item (produk, konten, teman, dll) yang kemungkinan besar akan disukai atau dibutuhkan oleh pengguna, berdasarkan data dan pola perilaku.

πŸ’­ Analogi Sederhana: Teman yang Tahu Selera Kamu

  • Teman A: "Kamu pasti suka film ini, soalnya mirip sama film yang kemarin kamu bilang bagus!" (Content-Based)
  • Teman B: "Orang-orang yang hobi sama kayak kamu suka film ini, coba deh nonton!" (Collaborative Filtering)
  • Teman C: "Film ini mirip yang kamu suka, DAN orang-orang sehobi kamu juga rekomendasiin!" (Hybrid)

πŸ“Š Mengapa Sistem Rekomendasi Penting?

Manfaat untuk Pengguna:

Manfaat untuk Bisnis:

πŸ“ˆ Contoh Sukses Nyata:

  • Netflix: 80% konten yang ditonton berasal dari rekomendasi sistem
  • Amazon: 35% revenue berasal dari recommendation engine
  • YouTube: 70% watch time berasal dari recommended videos

1️⃣ Content-Based Filtering

Prinsip: Rekomendasikan item yang mirip dengan item yang disukai user sebelumnya.

Logika: "Jika kamu suka Item A yang punya karakteristik X, Y, Z β†’ maka kamu akan suka Item B yang juga punya karakteristik X, Y, Z"

Cara Kerja:

  1. Analisis Atribut Item: Ekstrak fitur/karakteristik setiap item
  2. Buat User Profile: Kumpulkan preferensi user dari riwayat
  3. Hitung Similarity: Bandingkan item baru dengan profil user
  4. Rekomendasikan: Tampilkan item dengan similarity tertinggi

🎬 Contoh: Netflix Content-Based

Data User: Budi suka "Avengers" (Action, Superhero), "Iron Man" (Action, Superhero)

User Profile: Genre favorit: Action (100%), Superhero (100%)

Rekomendasi: "Captain America" β†’ Action + Superhero (match!)

βœ… Kelebihan:

❌ Kekurangan:

2️⃣ Collaborative Filtering

Prinsip: Rekomendasikan item berdasarkan perilaku pengguna lain yang mirip.

A. User-Based Collaborative Filtering

Cari pengguna lain yang punya selera mirip, lalu rekomendasikan item yang mereka suka.

πŸ›’ Contoh: Tokopedia

Andi beli: Sepatu, Tas, Jam (belum beli Kacamata)

Budi & Cici punya pola pembelian mirip Andi, DAN mereka beli Kacamata

β†’ Rekomendasikan Kacamata ke Andi!

B. Item-Based Collaborative Filtering

Cari item yang sering dibeli/disukai bersamaan.

πŸ“± Contoh: Amazon

90% orang yang beli iPhone juga beli AirPods

β†’ "Frequently Bought Together: AirPods"

βœ… Kelebihan:

❌ Kekurangan:

3️⃣ Hybrid Recommender System

Prinsip: Kombinasikan Content-Based dan Collaborative Filtering untuk hasil terbaik.

Strategi Hybrid:

🎡 Contoh: Spotify Hybrid

User Baru: Content-Based (minta genre favorit)

User Aktif: Collaborative + Content-Based

Hasil: Rekomendasi akurat DAN diverse!

πŸ’» Implementasi Sederhana

// Item-Based Collaborative Filtering Sederhana const purchases = { User1: { ItemA: 1, ItemB: 1, ItemD: 1 }, User2: { ItemA: 1, ItemB: 1, ItemC: 1 }, User3: { ItemB: 1, ItemC: 1, ItemD: 1 } }; function recommendItems(targetUser) { // Cari item yang dibeli user serupa // Return item dengan score tertinggi }

πŸ“Š Metrik Evaluasi

Metrik Deskripsi
Precision % rekomendasi yang relevan
Recall % item relevan yang terdeteksi
RMSE Error prediksi rating

πŸŽ“ Kesimpulan

πŸ“ Poin Penting:

  1. Content-Based: Rekomendasikan item mirip (berdasarkan atribut)
  2. Collaborative: Rekomendasikan berdasarkan user serupa
  3. Hybrid: Kombinasi terbaik dari keduanya
  4. Platform besar (Netflix, Amazon, Spotify) pakai Hybrid

Β© 2025 ISTN Jakarta - Fakultas Sains Terapan dan Teknologi