π― Materi 6: Sistem Rekomendasi - Dasar dan Algoritma Sederhana
π― Pendahuluan
Sistem Rekomendasi adalah sistem yang secara otomatis menyarankan item (produk, konten, teman, dll) yang kemungkinan besar akan disukai atau dibutuhkan oleh pengguna, berdasarkan data dan pola perilaku.
π Analogi Sederhana: Teman yang Tahu Selera Kamu
- Teman A: "Kamu pasti suka film ini, soalnya mirip sama film yang kemarin kamu bilang bagus!" (Content-Based)
- Teman B: "Orang-orang yang hobi sama kayak kamu suka film ini, coba deh nonton!" (Collaborative Filtering)
- Teman C: "Film ini mirip yang kamu suka, DAN orang-orang sehobi kamu juga rekomendasiin!" (Hybrid)
π Mengapa Sistem Rekomendasi Penting?
Manfaat untuk Pengguna:
- Hemat Waktu: Tidak perlu scroll terus-menerus
- Penemuan Baru: Menemukan produk/konten yang tidak pernah terpikirkan
- Personalisasi: Pengalaman disesuaikan dengan preferensi personal
Manfaat untuk Bisnis:
- Meningkatkan Penjualan: Rekomendasi tepat = lebih banyak pembelian
- User Engagement: Pengguna lebih lama stay di platform
- Customer Retention: Pengguna puas β loyal
π Contoh Sukses Nyata:
- Netflix: 80% konten yang ditonton berasal dari rekomendasi sistem
- Amazon: 35% revenue berasal dari recommendation engine
- YouTube: 70% watch time berasal dari recommended videos
1οΈβ£ Content-Based Filtering
Prinsip: Rekomendasikan item yang mirip dengan item yang disukai user sebelumnya.
Logika: "Jika kamu suka Item A yang punya karakteristik X, Y, Z β maka kamu akan suka Item B yang juga punya karakteristik X, Y, Z"
Cara Kerja:
- Analisis Atribut Item: Ekstrak fitur/karakteristik setiap item
- Buat User Profile: Kumpulkan preferensi user dari riwayat
- Hitung Similarity: Bandingkan item baru dengan profil user
- Rekomendasikan: Tampilkan item dengan similarity tertinggi
π¬ Contoh: Netflix Content-Based
Data User: Budi suka "Avengers" (Action, Superhero), "Iron Man" (Action, Superhero)
User Profile: Genre favorit: Action (100%), Superhero (100%)
Rekomendasi: "Captain America" β Action + Superhero (match!)
β
Kelebihan:
- Tidak perlu data pengguna lain
- Bisa rekomendasikan item baru
- Transparan & mudah dijelaskan
β Kekurangan:
- Over-specialization (tidak ada variasi)
- Limited discovery
- Cold start untuk user baru
2οΈβ£ Collaborative Filtering
Prinsip: Rekomendasikan item berdasarkan perilaku pengguna lain yang mirip.
A. User-Based Collaborative Filtering
Cari pengguna lain yang punya selera mirip, lalu rekomendasikan item yang mereka suka.
π Contoh: Tokopedia
Andi beli: Sepatu, Tas, Jam (belum beli Kacamata)
Budi & Cici punya pola pembelian mirip Andi, DAN mereka beli Kacamata
β Rekomendasikan Kacamata ke Andi!
B. Item-Based Collaborative Filtering
Cari item yang sering dibeli/disukai bersamaan.
π± Contoh: Amazon
90% orang yang beli iPhone juga beli AirPods
β "Frequently Bought Together: AirPods"
β
Kelebihan:
- Serendipity & discovery
- Tidak perlu analisis konten
- Belajar dari komunitas
β Kekurangan:
- Cold start problem (user & item baru)
- Data sparsity
- Popularity bias
3οΈβ£ Hybrid Recommender System
Prinsip: Kombinasikan Content-Based dan Collaborative Filtering untuk hasil terbaik.
Strategi Hybrid:
- Weighted: Gabungkan skor dari kedua metode
- Switching: Pilih metode terbaik per situasi
- Cascade: Filter dengan satu metode, rank dengan metode lain
π΅ Contoh: Spotify Hybrid
User Baru: Content-Based (minta genre favorit)
User Aktif: Collaborative + Content-Based
Hasil: Rekomendasi akurat DAN diverse!
π» Implementasi Sederhana
// Item-Based Collaborative Filtering Sederhana
const purchases = {
User1: { ItemA: 1, ItemB: 1, ItemD: 1 },
User2: { ItemA: 1, ItemB: 1, ItemC: 1 },
User3: { ItemB: 1, ItemC: 1, ItemD: 1 }
};
function recommendItems(targetUser) {
// Cari item yang dibeli user serupa
// Return item dengan score tertinggi
}
π Metrik Evaluasi
| Metrik |
Deskripsi |
| Precision |
% rekomendasi yang relevan |
| Recall |
% item relevan yang terdeteksi |
| RMSE |
Error prediksi rating |
π Kesimpulan
π Poin Penting:
- Content-Based: Rekomendasikan item mirip (berdasarkan atribut)
- Collaborative: Rekomendasikan berdasarkan user serupa
- Hybrid: Kombinasi terbaik dari keduanya
- Platform besar (Netflix, Amazon, Spotify) pakai Hybrid